All posts by Tedi Mulyadi

Fungsi Utama Meristem Apikal

Oleh :

Fungsi Utama Meristem Apikal Meristem apikal adalah ujung tumbuh tanaman, dan merupakan jaringan meristematik yang tidak berdiferensiasi dan terletak di ujung tunas dan atau pada akar tanaman. Fungsi utama meristem apikal adalah untuk memulai pertumbuhan sel baru pada ujung tunas dan ujung akar tanaman. Dibandingkan dengan meristem lateral yang lebih berbentuk silinder, meristem apikal lebih kecil.

Meristem apikal terdiri dari beberapa lapisan, Jumlah lapisan tergantung pada jenis tanaman. Lapisan tunika adalah lapisan terluar dan lapisan paling dalam disebut korpus. Tunika monokotil menentukan karakteristik fisik dari margin dan tepi daun, sedangkan lapisan korpus bisa membedakan karakteristik tepi daun pada tumbuhan dikotil.

Tunika dan korpus memainkan peran utama dalam tampilan fisik tanaman karena setiap sel tanaman tunggal terbentuk dari meristem.

Lokasi Meristem Apikal

Meristem apikal terletak di dua lokasi, yaitu pada batang dan akar. Meskipun ada beberapa tanaman kutub utara yang memiliki meristem apikal di bagian tengah atau bawah tanaman, meristem semacam itu hanya berevolusi karena mereka menguntungkan pada kondisi tertentu Kutub Utara.

Ada dua tipe utama meristem apikal, yaitu: meristem apikal menembak dan meristem apikal akar.

Fungsi Utama Meristem Apikal

Meristem apikal Merupakan jaringan yang terdapat pada ujung akar dan ujung batang yang berfungsi untuk membentuk dan menghasilkan tunas apikal dan tunas apikal akan membentuk jaringan baru seperti akar, cabang dan daun.

Sel-sel yang ditemukan pada meristem apikal berfungsi sebagai sel induk di daerah perifer dan sekitarnya, dimana mereka berkembang biak dengan cepat dan akan berubah menjadi daun primordial atau pembeda bunga. Ini pada dasarnya adalah tempat dimana embriogenesis pada tanaman berbunga terjadi. Primordial kelopak bunga, sepal, daun merupakan indung telur dan benang sari diawali di lokasi ini pada tingkat satu dalam setiap interval waktu, yang dikenal sebagai plastochron. Informasi tentang gen identitas meristem.

Meristem Apikal

Meristem apikal akar menghasilkan sel dalam dua dimensi yang berbeda; Mereka ditutupi oleh tutup akar untuk dijadikan perlindungan terhadap patogen, kotoran dan batu. Sebuah pusat diam terletak di pusat meristem apikal akar yang memiliki aktivitas mitosis rendah. Sel terbentuk baru di wilayah ini terbentuk pada embrio akar primer yang akan menimbulkan akar sekunder.


Facebook Twitter

4 Ciri Penulisan Sejarah Pada Masa Hindu Budha

Oleh :

4 Ciri Penulisan Sejarah Pada Masa Hindu BudhaPenulisan sejarah pada masa aksara telah berkembang sejak berdirinya kerajaan-kerajaan Hindu-Budha di Indonesia. Pada masa Hindu-Budha, penulisan sejarah masih sangat terbatas disebabkan hanya sebagian kecil masyarakat Indonesia yang mengenal aksara. Biasanya mereka adalah dari kalangan brahmana atau pemuka agama yang secara khusus ditugaskan raja untuk mencatat hal-hal penting.

Sebagai contoh ditemukannya prasasti-prasasti yang sebagian besar mengisahkan tentang kebesaran para raja pada masa Hindu­ Budha. Prasasti-prasasti tersebut secara jelas mempunyai maksud untuk memberikan informasi kepada generasi berikutnya tentang perilaku dan kebesaran para raja.

4 Ciri-ciri Penulisan Sejarah Pada Masa Hindu Budha

Berikut ini adalah epat ciri-ciri penulisan sejarah pada masa Hindu-Buddha, yaitu:

  1. Ditulis pada batu-batu atau dikenal dengan prasasti. Penulisan pada batu merupakan jejak yang bisa ditelusuri hingga saat ini sebab batu merupakan benda yang tidak mudah mengalami pelapukan.
  2. Naskah-naskah kuno yang bisa ditemukan adalah naskah-naskah dari kerajaan-kerajaan terakhir, seperti Maratam dan Majapahit.
  3. Cenderung mengisahkan perjalanan raja- raja sehingga disebut istana sentris. Hal ini disebabkan penulisan tersebut didasarkan terutama pada keinginan dan perintah raja.
  4. Perkembangan penulisan sejarah pada masa Hindu-Budha menghasilkan beberapa kitab keagamaan dan sejarah pemerintahan kerajaan Indonesia.

Prasasti-prasasti Pada Masa Hindu Budha

Ciri-ciri tersebut diatas, dapat dilihat dari beberapa prasasti dari kerajaan­-kerajaan di Indonesia pada masa Hindu-Budha, antara lain:

Prasasti Kerajaan Kutai

Prasasti Kutai di Kalimantan Timur berupa tujuh buah yupa yang diperkirakan dibuat pada tahun 400 M. Prasasti ini menggunakan huruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta yang isinya tentang pelaksanaan kurban yang diperintahkan oleh Mulawarman.

Prasasti Kerajaan Tarumanegara

Prasasti dari Kerajaan Tarumanegara di Jawa Barat. Beberapa prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara di antaranya adalah Prasasti Ciaruteun berupa telapak kaki dan sebuah tulisan yang isinya “inilah bekas kaki Yang Mulia Purnawarman raja negeri Taruma yang seperti Dewa Wisnu“. Prasasti Kebon Kopi berupa pahacan kaki gajah, Prasasti Jambu berisi pujian terhadap Raja Purnawarman, Prasasti Pasir Awi memuat syair pujian terhadap raja Purnawarman, dan Prasasti Tugu memuat tentang penggalian sebuah sungai.

Prasasti Kerajaan Sriwijaya

Prasasti Kerajaan Sriwijaya (Palembang), di antaranya adalah Prasasti Kedukan Bukit yang isinya tentang perjalanan Dapunta Hyang untuk menaklukkan beberapa daerah, Prasasti Talang Tuo berisi tentang pembuatan Taman Srikestra, Prasasti Telaga Batu berisi kutukan bagi siapa saja yang tidak setia kepada raja, dan Prasasti Kota Kapur berisi permohonan kepada Dewa untuk menjaga Sriwijaya.

Prasasti Kerajaan Mataram Lama

Prasasti dari Kerajaan Mataram Lama, diantaranya adalah Prasasti Canggal berisi tentang pendirian sebuah lingga atas perintah Sanjaya di atas Kunjarakunja, Prasasti Mantyasih/Kedu berisi tentang nama raja-raja yang memerintah di Mataram sebelum Balitung, dan Prasasti Kelurak yang berisi pembuatan arca Manjusri.

Kemampuan baca tulis yang semakin membaik membuat beberapa ahli sastra Indonesia mampu mengeluarkan karya sastra yang bermutu tinggi. Naskah sastra kuno biasanya ditulis di atas daun lontar sehingga sering disebut dengan kitab lontar. Kitab lontar biasanya ditulis dalam bentuk prosa (gancaran), puisi atau tembang. Kitab sastra Indonesia kuno selain berisi pemikiran sang penulis tentang kehidupan masyarakat juga terdapat saduran dari kitab-kitab sastra yang berasal dari India.

Kitab-kitab Pada Masa Hindu-Budha

Berikut ini merupakan kitab-kitab yang ditulis pada masa Hindu-Budha, antara lain:

Zaman Mataram Kuno (Sekitar Abad ke-9 dan 10)

Contoh karya sastra zaman ini adalah Ramayana dan Bharatayudha yang merupakan saduran dari kitab aslinya di India.

Zaman Kediri (Sekitar Abad ke-11 dan 12)

Karya sastra dari zaman Kediri adalah Arjunawiwaha yang dikarang oleh Mpu Kanwa tahun 1030 pada masa Raja Airlangga. Kitab tersebut mengisahkan keberhasilan Arjuna mengalahkan Raja Newatakawaca sehingga ia mendapat hadiah senjata dari dewa. Kresnayana yang ditulis oleh Mpu Triguna mengisahkan tentang kehidupan Kresna semasa kecil. Smaradhana yang dikarang oleh Mpu Dharmaja mengisahkan tentang perjalanan Dewa Kama dan Dewi Ratih di dunia yang menjelma menjadi manusia. Bharatayudha yang dikarang oleh Mpu Sedah dan Mpu Panuluh mengisahkan perang antara keluarga Pandhawa dengan Kurawa.

Zaman Majapahit (Sekitar Abad ke-14 hingga Abad ke-16).

Contohnya adalah kitab Negara Kertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada masa Hayam Wuruk, mengisahkan tata pemerintahan Majapahit. Sutasoma yang dikarang oleh Mpu Tantular menceritakan tentang Sotasoma, seorang pangeran yang meninggalkan keduniawian dan mendalami Budha. Kutaramanawa yang ditulis Gajah Mada merupakan kitab hukum. Pararathon yang tidak diketahui pengarangnya berisi tentang kisah raja-raja sejak Ken Arok hingga Hayam Wuruk. Calon Arang yang juga tidak diketahui pengarangnya mengisahkan seorang janda di Bali yang bernama Calon Arang.

Bahan Yang Digunakan Dalam Penulisan Sejarah

Penulisan Sejarah Pada Masa Hindu Budha

(gambar: a.Naskah Bomakawya yang terbuat dari daun lontar. b.Perhalaan (Kalender Batak) yang menggunakan bahan bambu. c.  Pustaka Batak. Naskah kulit kayu yang berbahasa Batak.)

Berikut ini merupakan bahan-bahan yang digunakan masyarakat pada masa aksara untuk mewariskan budaya mereka adalah:

  1. Batu atau yang dikenal dengan prasasti.
  2. Perunggu. Prasasti yang ditulis pada perunggu biasanya telah ada sejak seribu tahun lalu.
  3. Logam  mulia (emas dan perak).
  4. Daun lontar. Daun palem (Borassus flabellifer) dikeringkan dahulu kemudian ditoreh dengan  pisau dan huruf-huruf tersebut dihitamkan dengan jelaga.
  5. Palem nipah (Nipa fruticans). Daun ini lebih tipis dari pada daun tal dan ditulisi dengan tinta hitam memakai pena atau kuas.
  6. Bambu, banyak ditemukan di Sumatra, Lampung, dan Rejang
  7. Dluwang adalah alat tulis yang terbuat dari kulit kayu pohon murbei (Broussonetia papyrifera).
  8. Kulit pohon. Bagian yang dipakai adalah kulit bagian dalam pohon alim (acquilaria).
  9. Kayu. Prasasti dari kayu seringkali dipadukan dengan arsitektur rumah dan masjid di Indonesia.
  10. Kertas. Penggunaan kertas di Indonesia dihubungkan dengan penyebaran agama Islam pada abad ke-13.
  11. Kain.

Facebook Twitter

7 Penjelasan Perbedaan Fotosintesis dan Kemosintesis

Oleh :

Penjelasan Perbedaan Kemosintesis dan Fotosintesis – Bakteri yang terlibat dalam proses kemosintesis adalah cikal bakal bentuk kehidupan di planet bumi. Ketika membahas kemosintesis dan fotosintesis, salah satu faktor penting yang membedakan kedua proses ini adalah penggunaan sinar matahari. Kemosintesis terjadi dalam keadaan gelap, seperti di dasar laut, sedangkan, fotosintesis membutuhkan energi cahaya dari matahari untuk membuat makanan.

Seperti yang kita semua tahu, semua organisme menggunakan dua metode atau cara untuk menghasilkan energi yaitu melalui proses fotosintesis dan kemosintesis. Kedua proses ini membantu meningkatkan dan mempertahankan kehidupan di Bumi. Pada kedua proses tersebut, energi yang diciptakan kemudian digunakan untuk membuat makanan. Namun, mekanisme produksi pangan di kedua metode tidak sama. Hal ini karena, sumber energi serta tempat kejadian di kedua proses berbeda.

Fotosintesis dan kemosintesis membentuk dasar organisme eksis di Bumi. Proses ini, yang pada dasarnya merupakan serangkaian reaksi kimia, membantu memanfaatkan energi di bumi, yang sangat penting untuk mempertahankan hampir setiap bentuk kehidupan di planet ini. Bagian berikut menguraikan lebih lanjut tentang perbedaan antara dua reaksi enzimatik ini.

Perbedaan kemosintesis dan Fotosintesis

1. Pengertian

Fotosintesis adalah proses di mana tanaman menggunakan energi cahaya untuk menggabungkan karbon dioksida dengan air. reaksi ini menghasilkan gula (glukosa), yang digunakan oleh tanaman untuk kelangsungan hidup mereka.

Kemosintesis adalah proses di mana bakteri menghasilkan energi dari oksidasi senyawa anorganik, seperti hidrogen sulfida. Energi yang diperoleh digunakan untuk mereaksikan karbon dioksida dengan air, untuk membuat gula.

2. Reaksi Kimia

Fotosintesis: 6CO2 + 6H2O-> C6H12O6 + 6O2. Disini gula terbentuk diwakili oleh rumus kimia C6H12O6.

Kemosintesis: 6CO2 + 6H2O + 3H2S-> C6H12O6 + 3H2S

3. Tempat Terjadi Reaksi

Fotosintesis biasanya terjadi di atas permukaan laut, tetapi juga terjadi pada tanaman yang tumbuh hingga 100 m jauh di dalam laut. Daun adalah situs utama di mana fotosintesis terjadi.

Kemosintesis terjadi ribuan meter di bawah laut; di dasar laut atau cekungan laut, biasanya di dekat ventilasi hidrotermal yang mengandung hidrogen sulfida dalam jumlah tinggi. ikatan hidrogen sulfida ini dipecah untuk mendapatkan energi. Tidak seperti fotosintesis, proses ini berlangsung dalam kondisi yang keras, pada suhu ekstrim dan tekanan air tinggi dari dasar laut.

4. Energi yang Digunakan

Fotosintesis, Proses ini didorong oleh sinar matahari yang cukup. Ini juga berarti bahwa proses tidak terjadi pada malam hari.

Kemosintesis, Proses ini berlangsung tanpa bantuan sumber cahaya apapun. Reaksi oksidasi senyawa anorganik melepaskan sejumlah besar energi yang membantu untuk bahan bakar proses ini.

5. Organisme

Fotosintesis, Organisme fotosintetik seperti tumbuhan dan alga (cyanobacteria) memainkan peran kunci dalam menangkap energi cahaya.

Kemosintesis, Makhluk laut seperti udang, kepiting, ikan, dan cacing, yang hidup di wilayah paling gelap dari laut, tergantung pada kemosintesis untuk bertahan hidup. Bahkan, lebih dari 300 spesies biota laut berkembang di dekat ventilasi hidrotermal ini. bakteri Kemosintetik, mengoksidasi hidrogen sulfida untuk memperoleh energi, berada di makhluk-makhluk ini.

6. Proses

Fotosintesis, Suhu atmosfer, jumlah dan intensitas cahaya matahari yang jatuh pada daun, dan konsentrasi CO2 mempengaruhi laju fotosintesis.

Kemosintesis, Jumlah hidrogen sulfida merembes dari ventilasi hidrotermal menentukan tingkat kemosintesis.

7. Produk sampingan

Fotosintesis, Dalam fotosintesis, di mana energi cahaya digunakan untuk menggabungkan air dan karbon dioksida, ia melepaskan oksigen sebagai produk sampingan.

Kemosintesis , Dalam Kemosintesis, senyawa sulfur dihasilkan sebagai produk sampingan.

Meskipun Kemosintesis dan fotosintesis memperoleh energi dari sumber yang berbeda, kedua proses ini menghasilkan glukosa (gula), yang berfungsi sebagai makanan bagi tanaman maupun hewan. Selain itu, zat anorganik yang digunakan dalam kedua proses ini untuk mendapatkan energi dan menghasilkan makanan.


Facebook Twitter

Perbedaan Pola Keruangan Desa dan Kota

Oleh :

Perbedaan Pola Keruangan Desa dan Kota – Sistem pengangkutan di kota lebih baik jika dibandingkan dengan di desa. Tingkat pendidikan dan teknologi pun relatif lebih tinggi sehingga masyarakat kota mempunyai sistem yang canggih. Misalnya, pembuatan jalan layang dan jalur kereta api layang. Desa merupakan perwujudan atau kesatuan geografi, sosial, ekonomi, politik, dan kultural yang terdapat di suatu daerah di dalam hubungan dan pengaruhnya secara timbal balik dengan daerah lain.

Adapun pengertian kelurahan adalah wilayah yang ditempati penduduk di bawah camat dan tidak berhak menyelenggarakan rumah tangga sendiri. Terdapat kemiripan antara kelurahan dan desa tetapi tidak sama karakteristiknya.

Pola Keruangan Desa

Ada tiga macam pola keruangan desa.

  • Pola menyebar

Pola menyebar terdapat di desa yang daerahnya homogen dengan kesuburan yang tidak merata.

  • Pola linier (memanjang)

Pola memanjang pada umumnya terletak di sepanjang sungai, pantai, atau jalan.

  • Pola mengelompok

Pada umumnya terletak di daerah pertanian yang subur.

Perbedaan Pola Keruangan Desa dan Kota

Pola Keruangan Kota

Kota adalah tempat pemukiman penduduk yang memiliki keragaman kegiatan ekonomi. Misalnya, pedagang, industri, pegawai negeri, dan jasa. Kota mempunyai peranan yang lebih besar karena di samping sebagai tempat pemukiman (tempat tinggal) penduduk, juga sebagai pusat penumpukan modal, pusat kegiatan pemasaran dan perdagangan, pusat perindustrian, pusat kegiatan sosial budaya (kesenian), pendidikan, dan fasilitas-fasilitas masyarakat lebih lengkap, misalnya kesehatan, lembaga sosial, kegiatan politik, dan administrasi pemerintah.

Secara fisik, kehidupan kota mempunyai ciri, di antaranya adanya pelapisan sosial ekonomi (tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, jenis pekerjaan) dan toleransi antarwarga kurang, selain itu masyarakat kota mudah menyesuaikan diri dengan perubahan sosial karena pengaruh keterbukaan dari daerah luar.

Masyarakat kota bersifat individual, sistem pembagian kerja sangat jelas, yaitu sesuai dengan keterampilan dan keahlian masing-masing serta sangat menghargai waktu. Cara berpikir warga kota lebih rasional, bersifat ekonomis, lebih mengenal hukum negara, sedangkan pelaksanaan upacara adat hanya berlaku di lingkungan terbatas.

Beberapa analisis pola keruangan di wilayah perkotaan.

Hoyt

Model pola keruangan menurut Hoyt sebagai berikut.

1) Terdapat kelompok wealthy people (penduduk sejahtera).

2) Wealthy people adalah penduduk yang memiliki mobil pribadi atau akses kendaraan umum.

3) Lahan mempunyai daya tarik yang sama.

Burgess

Pola keruangan wilayah kota menurut Burgess diperkenalkan pada tahun 1924. Dasar pembagian pola keruangan kota menurut Burgess:

1) kota berada di daerah datar,

2) tiap lokasi memiliki sistem transportasi yang bagus dan murah,

3) nilai lahan yang berada di pusat kota harganya tinggi semakin ke arah luar kota harganya semakin rendah,

4) bangunan tua terdapat di pusat kota atau dekat kota,

5) kota mempunyai latar belakang etnis yang bervariasi dan kelas sosial ekonomi yang bervariasi pula.

Pola Keruangan Kota di Indonesia

Penduduk kota umumnya tinggal di dalam atau di sekeliling pusat kegiatan ekonomi, pemerintahan, kesenian, dan ilmu pengetahuan. Kehidupan sosial ekonominya bergantung pada sistem mata pencaharian yang bergerak di bidang industri barang dan jasa, perdagangan, pegawai negeri, TNI dan Polri, serta pensiunan. Pekerjaan masyarakat kota pada umumnya di ruang tertutup, sesuai keahlian, dan mempunyai pembagian kerja yang jelas.

Di kota-kota besar banyak terdapat industri obat-obatan, alat-alat kendaraan bermotor, tekstil, barang jadi, dan bahan-bahan kimia.

Beberapa fasilitas penduduk kota, di antaranya:

1) pemukiman;

2) fasilitas pendidikan;

3) pertokoan, pasar, bank, pusat jasa, kantor pos, dan lain-lain;

4) gedung perkantoran;

5) tempat rekreasi;

6) rumah sakit;

7) tempat ibadah;

8) saluran air dan tempat pembuangan sampah;

9) lalu lintas, bandara, stasiun, dan pelabuhan.


Facebook Twitter

Hubungan Ilmu Biologi dan Ilmu Fisika

Oleh :

Biologi adalah ilmu tentang organisme hidup, sedangkan Fisika adalah ilmu tentang materi dan hukum alam untuk memahami perilaku materi dan alam semesta. Biofisika adalah ilmu yang menggabungkan ilmu fisika dan biologi, ilmuwan biofosika mempelajari lebih lanjut tentang sistem biologis pada tingkat molekuler atau atomik. Dengan mengambil pendekatan kuantitatif terhadap pertanyaan biologis, ilmuwan mendapatkan pemahaman pola yang lebih baik yang terjadi pada organisme hidup.

Pengertian Biologi

Biologi adalah ilmu tentang kehidupan dan organisme. Ilmu alam ini mencakup asal usul, evolusi, fungsi, struktur dan distribusi organisme hidup. Disiplin ilmu ini juga menyangkut dirinya sendiri dengan topik seperti klasifikasi organisme, kemampuan organisme untuk mengatur lingkungan internalnya, bagaimana struktur berfungsi secara keseluruhan, dan interaksi organisme hidup di dalam lingkungan.

Konsep biologis dasar mencakup studi tentang sel sebagai unit struktural dasar kehidupan, genetika dan keturunan, dan transformasi energi oleh organisme sambil tumbuh, berkembang dan beradaptasi dengan lingkungan mereka.

Pengertian Fisika

Fisika adalah ilmu tentang energi dan materi dan bagaimana keduanya berinteraksi melalui ruang dan waktu. Para fisikawan mempelajari kata alami, mereka mencoba untuk menjawab pertanyaan tentang perilaku alam semesta. Fisikawan mempelajari peristiwa yang terjadi di alam, seperti berlalunya waktu, dan menggunakan prinsip atau pola untuk menjelaskan dan membuat prediksi tentang peristiwa semacam itu di alam.

Hubungan Ilmu Biologi dan Ilmu Fisika

Ilmu Fisika menyediakan dasar untuk biologi. Tanpa ruang, materi, energi dan waktu (komponen yang membentuk alam semesta) organisme hidup tidak akan ada. Fisikawan Richard Feynman mengatakan bahwa segala sesuatu di bumi terbuat dari atom, satuan materi dasar, yang terus bergerak. Karena biologi memiliki dasar dalam fisika, ia menerapkan hukum alam dalam fisika untuk mempelajari organisme hidup, menurut Muskegon Community College. Misalnya, fisika membantu menjelaskan bagaimana kelelawar menggunakan gelombang suara untuk menavigasi dalam kegelapan dan bagaimana sayap memberi serangga kemampuan untuk bergerak melalui udara.

American Physical Society berbagi bahwa banyak bunga mengatur benih atau kelopaknya dalam urutan seperti Fibonacci untuk memaksimalkan paparan cahaya dan nutrisi. Dalam beberapa kasus, biologi membantu membuktikan hukum dan teori fisika. Feynman menyatakan bahwa biologi membantu ilmuwan menghasilkan hukum konservasi energi.

Hubungan Ilmu Biologi dan Ilmu Fisika

Hubungan yang Aneh

Ada kejadian ketika fisika menyangkal atau tidak dapat menjelaskan kejadian biologis dan sebaliknya. Sebagai contoh, fisika tidak dapat menjelaskan enkripsi sifat-sifat dalam DNA atau kontinjensi historis karena berhubungan dengan evolusi. Fisika dan biologi tidak bisa menjelaskan asal usul kehidupan atau bagaimana benda anorganik beralih ke kehidupan organik.

Cornell University menyatakan bahwa teori evolusi biologis bertentangan dengan hukum kedua termodinamika karena alam tidak dapat menciptakan keteraturan karena kelalaian – dan evolusi adalah proses yang menciptakan tingkat ketertiban yang meningkat. Ilmuwan yang ingin menjembatani kesenjangan antara fisika dan biologi menggunakan biofisika, sebuah ilmu yang mengandalkan teori dan metode yang berkaitan dengan fisika untuk mempelajari dan menjelaskan sistem biologis.


Facebook Twitter

Apa perbedaan antara AC dan DC?

Oleh :

Apa perbedaan antara AC dan DC? – Arus bolak-balik (AC) dan arus searah (DC) penting untuk mengilhami nama band metal ikonik, tapi juga kebetulan duduk tepat di pusat dunia modern seperti yang kita kenal. AC dan DC adalah jenis tegangan atau arus yang berbeda yang digunakan untuk konduksi dan transmisi energi listrik.

Arus listrik adalah aliran partikel bermuatan, atau khususnya pada kasus AC dan DC, aliran elektron. Menurut Karl K. Berggren, profesor teknik elektro di MIT, perbedaan mendasar antara AC dan DC adalah arah arus. Arus DC konstan dan bergerak dalam satu arah. “Cara mudah untuk memvisualisasikan perbedaannya adalah, ketika digambarkan, arus DC terlihat seperti garis datar, sedangkan arus AC pada grafik membuat pola seperti sinusoid atau gelombang,” kata Berggren. “Ini karena perubahan AC dari waktu ke waktu dalam pengulangan berosilasi – kurva atas mengindikasikan arus yang mengalir ke arah positif dan kurva turun menandakan siklus alternatif dimana arus bergerak ke arah negatif. Ini bolak-balik adalah apa yang memberi AC namanya. ”

perbedaan antara AC dan DC

Terlepas dari garis dan grafik untuk sesaat, Berggren menawarkan cara lain untuk membedakan antara AC dan DC dengan melihat bagaimana mereka bekerja pada perangkat yang kita gunakan. Lampu di samping tempat tidur Anda, misalnya, menggunakan arus AC. Ini karena sumber arus datang dari jauh, dan arus gelombang seperti arus membuatnya menjadi traveler yang efisien. Jika Anda membaca menggunakan senter, Anda adalah konsumen kekuatan DC. Baterai memiliki terminal negatif dan positif, dan muatan listrik (elektron itu) bergerak dalam satu arah dari satu ke yang lain pada tingkat yang stabil (garis lurus pada grafik).

Menariknya, jika Anda membaca ini di laptop, Anda sebenarnya menggunakan kedua jenis arus ini. Steker berbentuk nosel yang masuk ke komputer Anda menghasilkan arus searah pada baterai komputer, namun baterai tersebut menerima muatan dari steker AC yang masuk ke dinding. Blok kecil yang canggung berada di antara steker dinding dan komputer Anda adalah adaptor daya yang mengubah AC ke DC.

Berggren menjelaskan bahwa AC menjadi populer di akhir abad 19 karena kemampuannya untuk mendistribusikan tenaga secara efisien dengan voltase rendah. Awalnya, power dilakukan pada voltase sangat tinggi. Untuk mendapatkan voltase tinggi ini ke voltase rendah yang diperlukan untuk menyalakan, katakanlah, sebuah bola lampu rumah tangga, perlu untuk mengubah arus. Sebuah transformator, yang pada dasarnya adalah dua loop kawat, menurunkan AC dari ratusan ribu volt ke distribusi voltase yang masuk akal (dalam ratusan) untuk menyalakan elektronika sehari-hari. Kemampuan untuk mengubah tegangan dari AC berarti bahwa adalah mungkin untuk mentransmisikan daya secara lebih efisien ke seluruh negeri.

Menurut Berggren, ada sejarah lucu persaingan antara AC dan DC. Pada abad ke 19, terjadi perang raksasa antara Edison dan Westinghouse di atas AC dan DC. Edison memiliki hak paten di tempat yang membuatnya berinvestasi dalam penggunaan DC secara luas. Dia berangkat untuk meyakinkan dunia bahwa DC lebih unggul untuk transmisi dan distribusi kekuasaan. Dia menggunakan demonstrasi gila seperti membunuh hewan besar dengan AC dalam upaya untuk membuktikan bahaya mengerikannya.

Untuk sementara, dia sukses dan kebanyakan kotamadya memanfaatkan pembangkit listrik lokal dengan suplai DC. Namun, mendapatkan kekuatan untuk penduduk berpenduduk lebih sedikit, masyarakat pedesaan di seluruh negeri dengan DC terbukti sangat tidak efisien, sehingga Westinghouse akhirnya menang dan AC menjadi sumber kekuatan yang dominan.


Facebook Twitter

Ciri-ciri Cubozoa

Oleh :

Ciri-ciri Cubozoa – Cubozoa adalah hewan yang luar biasa. Mereka terlihat seperti ubur-ubur sejati, tapi mereka bisa berenang dengan cukup cepat, bermanuver di sekitar benda, dan melihat dengan cukup baik meski tidak memiliki otak. Percaya atau tidak.

Secara umum, Cubozoa mirip dengan scyphozoa. Namun, relatif mudah untuk membedakan kedua kelompok tersebut. Cubozoa memiliki bentuk persegi bila dilihat dari atas. Mereka juga memiliki empat tentakel dan mata yang berkembang dengan baik. Tidak mengherankan, mengingat sifat licin mereka, tidak banyak fosil fosil yang diketahui.

Saat ini, ada sekitar 20 spesies yang dikenal ditemukan di perairan tropis dan semitropis. Stinger Australia Chironex fleckeri adalah salah satu makhluk paling mematikan di dunia, yang menyebabkan kematian manusia.

Ciri-ciri Cubozoa

Cubozoa memiliki ciri-ciri antara lain:

  • Memiliki bentuk tubuh kotak
  • Dapat berbentuk medusa dan polip
  • Memiliki lensa mata kompleks.
  • Dapat menjadi besar dan berwarna cerah.
  • Dapat berenang secara horizontal
  • Tinggi lonceng bisa mencapai 17 cm
  • Cubozoa tidak memiliki otak.
  • Memiliki empat tentakel dengan panjang bisa mencapai 2 meter
  • Ubur-ubur menggunakan tentakel mereka untuk menyengat. Sebagian besar tidak berbahaya bagi manusia, tetapi sengatan dari beberapa spesies, seperti ubur-ubur kotak, bisa sangat menyakitkan dan kadang-kadang membunuh.
  • Ubur-ubur kotak hampir transparan (tembus pandang).
  • Ubur-ubur makan plankton. Beberapa kura-kura laut makan ubur-ubur.Cubozoa

Kelas Cubozoa berisi dua ordo yaitu, Carybdeida dan Chirodropida, dari kedua ordo tersebut terdapat sekitar 20 spesies yang di ketahui. Meski ada yang mencapai diameter 25 cm (10 inci), paling banyak diameter Cubozoa berkisar antara 2 sampai 4 cm (1 sampai 2 inci). Genera Chironex dan Chiropsalmus, atau yang biasa disebut tawon laut, habitatnya terdapat di Queensland ke utara sampai sekitar Malaya. Bentuk-bentuk ini memiliki mata yang sangat canggih, dan sangat berbahaya; Sengatannya bisa menyebabkan kematian dalam beberapa menit.

Pada semua Cubozoa yang sejauh ini dipelajari, tahap polip menghasilkan satu medusa. Melalui proses budding, polip muncul dari medusa atau dari polip lain. Intinya, larva planula tunggal dapat menghasilkan banyak, medusa genetis identik.


Facebook Twitter

Jenis-jenis Konduktor

Oleh :

Jenis-jenis Konduktor – Konduktor Aluminium telah sepenuhnya menggantikan konduktor tembaga karena harganya lebih murah dan ringan, dan memiliki ketahanan yang sama.

Konduktor Aluminium digunakan dalam sistem Transmisi dan Distribusi untuk membawa energi listrik dari pembangkit ke pengguna akhir. Perbedaan utama antara berbagai jenis konduktor (tercantum di bawah) terletak pada bahan yang digunakan untuk membuatnya.

Jenis-jenis Konduktor Alumunium

Jenis-jenis Konduktor

Konduktor AAC (All Aluminium Conductors)

Konduktor AAC adalah konduktor yang seluruhnya terbuat dari alumunium. Konduktor ini memiliki luas penampang mulai 15 mm² sampai 1700 mm² dengan konstruksi maksimum 126 kabel pada konduktor.

Fitur dasar konduktor AAC adalah:

  • Daya dukung arus tinggi
  • Cocok untuk jalur voltase rendah & sedang di daerah perkotaan.
  • Resistansi korosi yang sangat baik
  • Ideal untuk digunakan di daerah pesisir.

Konduktor AAC bertali konsentris dengan satu atau beberapa helai kawat aluminium.

Konduktor AAAC (All Aluminium Alloy Conductors)

Konduktor AAAC adalah konduktor yang terbuat dari campuran alumunium. Konduktor AAAC memiliki luas penampang mulai 15 mm² sampai 1700mm² dengan konstruksi maksimum 126 kabel pada konduktor.

Fitur dasar konduktor AAACadalah:

  • Memiliki kekuatan terhadap beban yang berat
  • Karakteristik peluruhan yang lebih baik
  • Sifat listrik yang lebih baik
  • Daya tahan korosi yang sangat baik.
  • Lebih ringan dari ACSR, dengan kerugian yang lebih rendah & ketahanan korosi yang sangat baik.

Konduktor AAAC  terbuat dari campuran aluminium-magnesium-silicon berkekuatan tinggi.

Konduktor ACAR (Aluminium Conductor Alloy Reinforced Conductors)

Konduktor ACAR merupakan konduktor yang terbuat dari aluminium yang diperkuat dengan campuran logam. Konduktor ACAR memiliki penampang mulai dari 15 mm² sampai 1750 mm², dengan konstruksi maksimum 126 kabel dengan berbagai kombinasi campuran logam dan aluminium.

Fitur dasar konduktor ACAR adalah:

  • Peningkatan kekuatan terhadap rasio berat
  • Sifat mekanis yang tidak efisien
  • Perbaikan sifat listrik
  • Resistansi korosi yang sangat baik

Kabel aluminium yang dijual secara komersil dengan campuran aluminium-magnesium-silicon (AL-MgSi) berkekuatan tinggi.

Konduktor ACSR (Aluminium Conductor Steel Reinforced Conductors)

Konduktor ACSR adalah konduktor yang terbuat dari campuran aluminium yang diperkuat dengan baja. Konduktor ACSR memiliki luas penampang mulai dari 15 mm² sampai 1750 mm² dengan konstruksi maksimum 126 kabel dengan berbagai kombinasi campuran Aluminium dan baja.

Fitur dasar konduktor ACSR adalah:

  • Kekuatan tarik tinggi
  • Memiliki sifat lebih lentur
  • Desain ekonomis
  • Cocok untuk aplikasi jarak jauh yang melibatkan rentang panjang

Konduktor bertali konsentris dengan satu atau lebih lapisan kawat aluminium yang terdapat pada inti kawat baja galvanis.

Konduktor AACSR (Aluminium Alloy Conductor Steel Reinforced Conductors)

Konduktor AACSR adalah Konduktor yang terbuat dari campuran alumunium yang diperkuat dengan baja. Konduktor ini memiliki luas penampang mulai dari 15 mm² sampai 1750 mm², dengan konstruksi maksimum 126 kabel dengan kombinasi baja dan campuran aluminium pada konduktor.

Fitur dasar konduktor AACSR adalah:

  • Kekuatan optimal untuk desain garis
  • Peningkatan kekuatan terhadap rasio berat
  • Ideal untuk rentang waktu ekstra panjang dan kondisi berat
  • Sangat tahan korosi
  • Konduktor AACSR memiliki kekuatan ~ 40-60% lebih banyak daripada ACSR, dengan hanya 8-10% penurunan konduktivitas

Konduktor bertali konsentris, terbuat dari satu atau lebih lapisan kawat paduan aluminium-magnesium-silicon yang terdapat pada kabel inti baja berlapis seng (galvanis).


Facebook Twitter

3 Kebijakan Pemerintah Kolonial Inggris

Oleh :

3 Kebijakan Pemerintah Kolonial Inggris – Pada tanggal 18 September 1811, kekuasaan Indonesia jatuh ke tangan Inggris, sebagai seorang pemimpinnya diangkatlah Rafles sebagai Gubernur Jendral berdasarkan atas perintah dari London.

Dalam bidang pemerintahan, Rafles melakukan tinidakan – tindakan sebagai berikut:

  • Membagi pulau Jawa menjadi 18 Keresidenan
  • Menghapuskan perbudakan dan melarang kerja rodi.
  • Para Bupati di angkat sebagai Pegawai Negeri dan mendapat gaji dari pemeritah.
  • Mengadakan perdagangan bebas dan pertanian bebas.

Tindakan – tindakan yang lainnya, dalam pemerintahannya selalu turut campur dalam urusan raja – raja di Jawa. Ia memecah belah sesama raja dan sultan, yang tidak di senangi disingkirkan, seperti Sultan Ahmad dari kerajaan Banten, diasingkan ke Pulau Banda dan diganti oleh Sultan Aliudin yang tidak tegas.

Sultan Bararuddin dari kerajaan Palembang juga diturunkan, dan digantikan oleh adiknya Sultan Najamuddin. Najamudin memberikan pulau Bangka dan Belitung yang kaya timah kepada Inggris sebagai imbalan atas pengangkatannya sebagai sultan dan lain sebagainya.

Kebijakan-kebijakan Pemerintah Kolonial Inggris

3 Kebijakan Pemerintah Kolonial Inggris
Thomas Stamford Raffles

Pada masa pemerintahan kolonial inggris, pembaruan sistem pemerintah terjadi pada masa kekuasaan Raffles antara tahun 1811-1815.

Raffles memulai tugasnya sebagai Letnan Gubernur pada tanggal 19 Oktober 1811 dan berkedudukan di Batavia. Raffles segera mengambil tindakan-tindakan, antara lain sebagai berikut.

 1. Kebijakan Bidang Pemerintahan, Pengadilan, dan Sosial

  •  Pulau Jawa dibagi menjadi 16 karesidenan termasuk Jogjakarta dan Surakarta.
  • Masing-masing karesidnan mendapatkan sebuah land road (badan pengadilan).
  • Melarang perdagangan budak

2. Kebijakan Bidang Ekonomi

  • Mengadakan sistem sewa tanah atau pajak tanah (land rente).
  • Menjual tanah, antara lain di Kerawang, Priangan, Semarang, dan Surabaya kepada swasta.

3. Kebijakan Bidang Ilmu Pengetahuan

  • la berhasil menyusun buku sejarah berjudul The History of Java (Sejarah Jawa, 1817).
  • Mengundang ahli-ahli luar negeri untuk mengadakan penyelidikan-penyelidikan ilmiah di Indonesia.
  • Raffles bersama Arnoldi telah menemukan bunga bangkai raksasa, kemudian diberi nama Rafflesia Arnoldi.

Belum sampai Raffles menikmati hasil dari kebijaksanaan-kebijaksanaannya, Raffles harus meninggalkan Hindia Belanda. Hal itu disebabkan di Eropa telah terjadi perubahan kekuasaan. Dalam Perang Koalisi yang terakhir (1813-1814), Prancis menderita kekalahan dari lnggris dan Sekutunya.

Pada tahun 1814 diselenggarakan Konferensi Wina. Kongres tersebut memutuskan bahwa keadaan Eropa harus dikembalikan seperti sebelum terjadinya Revolusi Prancis. Dengan demikian, lnggris harus mengembalikan daerah-daerah jajahan Belanda yang direbutnya.

Untuk mengembalikan jajahan Belanda oleh lnggris dilakukan dengan Perjanjian London tahun 1814. Isi perjanjian itu, antara lain Belanda menerima kembali jajahannya yang dahulu direbut lnggris. Karena tidak menyetujui isi Perjanjian London, Raffles digantikan John Fendall (1816) yang harus menyerahkan Pulau Jawa pada Belanda.

Selanjutnya, Belanda segera membentuk komisaris jenderal yang terdiri atas Elout, Buyshes, dan Van der Cappelen. Pada tahun 1816 secara resmi komisaris jenderal menerima penyerahan kekuasaan atas Indonesia dan Inggris. Sejak saat itu, Indonesia kembali dijajah Belanda.


Facebook Twitter

Pengertian Sejarah sebagai Peristiwa dan Kisah

Oleh :

Pengertian Sejarah sebagai peristiwa dan Kisah – Perang Dunia II adalah salah satu peristiwa yang sungguh­ sungguh terjadi pada masa lampau.

Konsep adalah suatu wujud dari kemampuan akal dalam membentuk gambaran baru yang bersifat abstrak (tidak nyata) berdasarkan data atau dengan memahami maksud suatu kajian. Dapat dikatakan juga konsep sejarah merupakan arti yang terkandung dalam sejarah.

Sejarah sebagai peristiwa (History as event)

Sejarah sebagai peristiwa merupakan kejadian, kenyataan, aktualitas sejarah yang telah terjadi atau berlangsung pada masa lampau. Bom atom meledak di Hirosima dan Belanda membombardir Maguwo Yogyakarta adalah peristiwa-peristiwa yang ada dalam sejarah. Sejarah harus mengandung kejadian-kejadian yang sungguh-sungguh terjadi pada masa lampau. Tanpa kejadian pada masa lampau, maka tidak bisa disebut sebagai sejarah.

Sejarah mengandung peristiwa tidak terpisah-pisah, tetapi saling bertautan. Berbagai rentetan kejadian tersebut harus ada hubungannya, sebab tanpa dihubungkan oleh seorang sejarawan hanya menjadi catatan yang kurang bermanfaat bagi manusia sekarang dan yang akan datang. Sejarah tidak hanya menunjukkan angka-angka tahun, tetapi merangkainya menjadi suatu cerita sejarah yang berguna bagi kehidupan manusia.

Sejarah sebagai Kisah (History as Narrative)

Sejarah adalah rangkaian cerita berupa narasi yang disusun dari memori (ingatan), kesan, atau tafsiran manusia terhadap kejadian atau peristiwa yang terjadi atau berlangsung pada waktu yang lampau. Karena ingatan manusia terbatas dan tafsiran tiap manusia tidak selalu sama, maka dalam mengisahkan kejadian masa lalu terdapat banyak perbedaan.


Facebook Twitter