Perbedaan Otak Manusia dan Otak Hewan

Oleh :

Perbedaan Otak Manusia dan Otak Hewan – Semua makhluk yang hidup di bumi ini, apakah sebagai manusia atau hewan, semua difungsikan oleh bagian pusat pengendalian yang ada dalam unit kontrol pusat.

Artinya semua makhluk hidup bermanuver melalui agen kontrol pusat, yaitu otak yang merupakan organ tubuh yang paling kompleks di seluruh sistem baik manusia maupun hewan yang terletak di dalam kepala. Hanya sedikit hewan seperti ubur-ubur, dan spons yang tidak mempunyai otak dari semua vertebrata dan invertebrata, sementara yang lainnya memiliki otak.

Otak manusia, merupakan organ yang paling rumit dari semua otak, dan tentunya berbeda dari otak hewan. Domba adalah hewan yang otaknya mirip dengan otak manusia, namun ada beberapa perbedaan yang jelas antara keduanya. Yang pertama, domba tidak memiliki kemampuan untuk berpikir, dan itulah yang  membuat otak mereka kurang efisien daripada otak manusia. Namun, artikel ini berusaha untuk membahas perbedaan antara otak manusia dan domba.

Otak Manusia

Otak manusia adalah otak yang paling kompleks dari semua otak. Otak merupakan organ utama dari sistem saraf. Struktur dari otak manusia sama dengan mamalia lainnya tetapi ukurannya lebih besar dan fungsi atau kegunaannya lebih efisien. Artinya, otak manusia dapat melakukan fungsi seperti berpikir, menciptakan, berfilsafat, dan menghitung dimana otak mamalia lain tidak bisa melakukan. Otak manusia terdiri dari 80-120000000 saraf dan otak orang dewasa memiliki berat sekitar 1.300-1.400 gram, serta panjangnya hampir 15 cm.

Berbicara tentang struktur otak, otak manusia terbagi menjadi dua bagian yang di  disebut ‘belahan’; yaitu belahan kiri dan belahan kanan. Masing-masing belahan berfungsi untuk mengendalikan setengah dari bagian tubuh;  otak kiri berfungsi mengendalikan sisi kanan tubuh kita dan sebaliknya. Oleh karena itu, jika otak kiri rusak, akan mengakibatkan kelumpuhan di sisi kanan tubuh.

Selanjutnya, adalah cerebrum (otak besar), yang merupakan bagian terbesar dari otak  di mana hal-hal seperti persepsi, imajinasi, berpikir penilaian dan keputusan dibuat, dan cerebrum ini terbagi menjadi empat bagian atau lobus yaitu; lobus frontal, lobus temporal, lobus parietal dan lobus oksipital. Setiap lobus memiliki mempunyai fungsi dan cara kerja yang tak biasa atau unik. Seperti dua contoh lobus di bawah ini :

  • Lobus frontal berkaitan dengan perencanaan, memprediksi, berbicara, dan gerakan tubuh.
  • Lobus temporal terlibat dalam audiensi (pendengaran), bahasa dan memori (ingatan).

Kerusakan otak karena stroke, benturan di kepala dan luka lainnya dapat mengakibatkan gangguan berbicara, penglihatan, pendengaran, persepsi, pemahaman, dan keterampilan motorik lainnya dari manusia. Beberapa gangguan yang di sebabkan oleh kerusakan otak antara lain: depresi, skizofrenia, aphasia, dll.

Perbedaan Otak Manusia dan Otak Hewan

Otak Hewan

Ukuran otak hewan tidak berhubungan dengan kecerdasannya, contohnya Paus dan gajah tentu saja memiliki otak yang besar dari manusia. Otak manusia beratnya sekitar 1,5 kg, sedangkan otak gajah dan paus ukurannya 5 kali lebih besar dari otak manusia.

Tetapi ukuran bukanlah segalanya. Sebagai contoh, manusia Neanderthal punya otak yang lebih besar daripada Homo sapiens modern. Tetapi, manusia Neanderthal tidak lebih cerdas. Manusia Neanderthal adalah spesies manusia sebelum ada jenis manusia modern yaitu Homo Sapiens, yang terpisah selama 30.000 tahun lamanya dengan manusia modern. Sama halnya, walaupun paus dan gajah punya otak yang lebih besar, kecerdasannya tentu jauh lebih rendah daripada manusia.

Seluruh otak hewan terbuat dan jenis materi yang sama. Otak berisi sel saraf atau neuron, yang berkumpul dalam wilayah – wilayah tertentu. Otak juga mengandung sel glial yang bertindak sebagai jaringan penyambung sistem saraf, serta melapisi dan mendukung neuron. Selain itu, otak spesies mamalia cenderung berisi bagian – bagian yang sama. Semuanya mengandung saraf belakang dan batang otak, dengan wilayah untuk mengendalikan fungsi – fungsi tubuh standar, seperti bernapas, suhu tubuh, dan tekanan darah.

Semuanya memiliki bagian di dasar otak yang digunakan untuk berjalan, lari, dan melompat. Semuanya memiliki bagian bernama cerebrum, untuk belajar dan mengingat. Inilah bagian, atau area utama dinamakan dengan serebral korteks, yang jauh lebih berkembang pada manusia daripada mamalia lain. Dan, inilah yang sepertinya memberikan tingkat kecerdasan yang lebih tinggi. Secara umum, hewan yang dianggap cerdas adalah yang memiliki serebral korteks lebih besar.


Facebook Twitter

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *