15 Peranan Protista bagi Kehidupan Manusia

Protista penting bagi dunia dalam beberapa cara. Anda mungkin terkejut mengetahui bahwa kapur dibuat dari cangkang fosil protista, yang sangat membantu di ruang kelas kita dan kreativitas serta permainan anak-anak kita. Selain itu, protista menghasilkan oksigen yang bermanfaat bagi planet ini.

1. Peranan Protista yang Menguntungkan

Banyak protista memiliki nilai gizi tinggi yang dapat membantu meningkatkan penyakit. Protista seperti protozoa digunakan dalam makanan seperti sushi dan baik untuk air kita, karena protozoa digunakan untuk memangsa bakteri dan membantu membersihkan air untuk kita gunakan. Selain itu, peran protista yang menguntungkan manusia adalah:

  1. Sebagai sumber makanan yang dapat dikonsumsi langsung (chlorella, ulva, eucheuma)
  2. Sebagai bahan campuran berbagai produk industri (ganggang keemasaan misalnya diatom)
  3. Foraminifera, cangkang/kerangkanya adalah petunjuk dalam pencarian sumberdaya minyak, gas alam, dan mineral.
  4. Radiolaria, kerangkanya yang jika mengendap dapat dijadikan bahan penggosok.
  5. Mengontrol jumlah bakteri.
  6. Merupakan 200 plankton dan bentos sebagai sumber makanan hewan.

2. Peranan Protista yang Merugikan

Selain dapat menguntungkan bagi manusia, protista juga dapat merugikan. Protista yang merugikan manusia adalah sebagai berikut:

  1. Phytophtora infestans, merupakan jamur parasit pada kentang (busuk kentang).
  2. Phytophtora faberi yaitu penyebab penyakit kanker pada bidang sudapan pohon karet.
  3. Phytophtora mictiane yaitu penyebab busuk pada daun tembakau.
  4. Plasmodium yaitu penyebab penyakit malaria.
  5. Balantidium coli yaitu penyebab diare.
  6. Entamoeba histolytica hidup di dalam liang usus manusia, menyebabkan kerusakan jaringan pada usus dan penyebab penyakit disentri.
  7. Entamoeba hartmani hidup di dalam liang usus manusia, penyebab disentri tetapi efeknya tidak lebih parah dari Entamoeba histolytica.
  8. Entamoeba gingivalis hidup di dalam rongga mulut manusia, ada disela-sela gigi atau di leher gigi, tenggorokan, dan tonsil. Tidak bersifat patotenik akan tetapi dapat memperparah terjadinya radang gusi.
  9. Trypanosoma evansi menyebabkan penyakit surrah pada ternak sapi, kuda, dan kerbau. Banyak berjangkit di daerah tropis termasuk Indonesia. Vektor perantaranya adalah lalat dari genus Tabanus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *