Fungsi Alveolus pada Pernapasan

Alveolus paru tersusun atas dinding-dinding yang ditutupi oleh epitel skuamosa sederhana (jaringan hewan, terdiri atas sel-sel yang disandingkan, dengan sedikit zat antar sel).

Sel-sel ini disebut pneumosit I dan II. Terlihat hanya di bawah mikroskop, karena mereka adalah partikel kecil yang berukuran sekitar 1mm, bentuknya seperti pisau yang terbentuk dari jaringan ikat longgar, kaya serat elastis dan reticular yang mendukung jaringan kapiler alveolar.

Alveolus paru diatur dalam kelompok, seperti beberapa bola bersama. Mereka berada di posisi terakhir bronkus. Udara yang masuk dalam struktur ini dipisahkan dari darah dalam empat bagian: pneumosit sitoplasma tipe I, basal lamina pneumosit tipe II, basal lamina kapiler, dan sitoplasma sel endotel. Struktur-struktur ini adalah seperangkat membran yang menyebabkan udara dari alveoli paru masuk ke dalam darah.

Fungsi Alveolus pada Pernapasan

Fungsi utama alveolus adalah menjadi tempat pertukaran gas antara udara dan darah, Pertukaran gas antara lingkungan dan tubuh terjadi selama proses yang disebut hematosis.

Setelah mencapai alveolus, oksigen berdifusi ke dalam darah kapiler. Sementara itu, karbon dioksida, hadir dalam darah kapiler, berdifusi ke dalam alveoli.

Hematosis terdiri dari difusi gas, karena tingkat konsentrasi masing-masing yang berbeda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *